• Sen. Des 15th, 2025

Anak Buah Bupati Lama, Dari Narapidana Jadi Kabid Perkim LH dan Dugaan Jual Beli Proyek dan Pemakai Narkoba

ByUbay Rista

Nov 7, 2025

Ketapang, Kalimantan Barat. Dari balik meja dinas, aroma penyimpangan mencuat. Seorang Kepala Bidang di Dinas Perkim LH Ketapang berinisial RZ diduga menjadikan jabatannya sebagai ladang bisnis pribadi—mengatur dan memperjualbelikan ratusan paket proyek demi kehidupan glamor.

Di balik citra ASN, tersimpan sisi gelap: dugaan konsumsi narkoba dan jejak masa lalu sebagai narapidana kasus pelemparan bom molotov yang pernah membawanya ke balik jeruji selama sembilan bulan.

Sorotan tajam ini telah lama mencuat sejak RZ mendapat jabatan pasca melakukan aksi nekat melempar bom molotov di rumah dinas jabatan Bupati Ketapang saat prosesi pelantikan sejumlah pejabat eselon pada 25 Januari 2022 silam.

Ironisnya meski diproses hukum hingga dinyatakan bersalah oleh pengadilan negeri Ketapang dan divonis penjara 1,3 tahun dan menjalani masa hukuman mendekam di Lapas Kelas II B Ketapang selama 9 bulan, namun RZ kembali bekerja dan bahkan mendapat jabatan istimewa sebagai Kabid Perkim LH dari Bupati Ketapang saat itu Martin Rantan.

>“Kejadian itu viral, informasi pemicunya karena RZ tidak dapat jabatan, jadi marah dan nekat. Lucunya setelah kejadian itu dan dipenjara, RZ malah mendapat jabatan diberi oleh Bupati saat itu Pak Martin dan jabatan melekat sampai sekarang,” kata seorang warga Ketapang.

Dari berbagai informasi dan sumber termasuk orang dalam dinas Perkim LH, bahwa selama menjabat sebagai Kabid Perkim LH, RZ menjadi aktor dibalik pengelolaan segala paket proyek yang bersumber dari APBD Ketapang.

Kedekatannya dengan Bupati Martin Rantan saat itu membuat dirinya leluasa dalam menjalankan akal bulusnya termasuk menjual belikan paket proyek ke sejumlah pihak dengan dalih untuk kepentingan membantu kampanye oknum anggota DPRD yang merupakan kerabat Bupati saat itu dan mendukung salah satu calon pada Pilkada 2024 lalu yang juga didukung oleh Bupati saat itu juga.

“Heboh itu, banyak kontraktor yang beli kegiatan sama RZ tapi kegiatannya tidak ada, duitnya informasinya untuk membantu calon di Pilkada yang diusung oleh Bupati yang lama itu, sampai sekarang infonya banyak pihak menagih janji RZ untuk memberi pekerjaan,” jelasnya.

Kelakuan nakal RZ, tidak berhenti disitu, dirinya yang takut kehilangan jabatan sebagai Kabid Perkim LH saat ini, kemudian diduga berlindung oknum salah satu Dewan berinisial N dengan menjamin berbagai kegiatan di bidang Perkim LH berjalan aman serta memberikan sejumlah uang kepada oknum tesebut.

Selain itu, saat ini RZ dihebohkan dengan mengambil sejumlah uang untuk proses jual beli paket proyek di Dinas Perkim LH tahun 2025 yang diduga mencapai 15 Miliar yang dikelola olehnya.

“Bahkan kegiatan-kegiatan hasil reses anggota dewan diambil alih juga oleh RZ dan dikelola serta di jual belikan olehnya, beberapa oknum yang diduga menjadi kaki tangan RZ dalam mengelola kegiatan tersebut diantaranya berinisial IDU,” jelasnya.

Berbagai desakan muncul agar RZ dapat sesegera mungkin dipindah, namun, saat ini RZ mencoba memframing dirinya bahwa disuruh oleh para pihak, padahal dirinya diketahui banyak orang merupakan mantan anak buah atau kaki tangan dari Martin Rantan dan kedekatan keduanya sudah terjalin sejak lama saat RZ masih bekerja di DPRD Ketapang dan Martin masih menjabat sebagai anggota DPRD saat itu.

“Sekarang dia ngomong di media yang kebetulan orangnya Bupati lama juga, bicara kalau siap bongkar ini itu, apakah dia berani bongkar kelakuannya menjual belikan paket dan siapa dalang dibalik dirinya sendiri, ini kalau kami orang ketapang liat hanya bentuk ancaman agar posisinya sebagai Kabid tidak digeser,” jelasnya.

Selain persoalan dugaan penyalahgunaan wewenang, RZ ini diduga sering mengkonsumsi obat-obat terlarang berjenis Sabu, dugaan ini sudah menjadi isu di kalangan masyarakat Ketapang.

Termasuk gaya hidup hedon dengan membeli sejumlah mobil baru, dengan rumah mewah serta dugaan memelihara wanita simpanan yang bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah Ketapang serta tin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *