• Kam. Mei 30th, 2024

Peran Aktif Pemuda Dalam Pemilihan Umum Sangat Diperlukan Untuk Demokrasi Yang Bersih Dan Terjaganya Marwah Politik Indonesia

ByMARJUDIN WARURU

Nov 9, 2023

Karya Tulis : Fernando Simanjuntak, X-Fakultas hukum Universitas Bung Karno

JAKARTA – RAJAWALINUSANTARA.com

Peran pemuda dalam kemajuan suatu bangsa sangat penting. Mereka adalah agen perubahan yang bersemangat dan memiliki energi serta visi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Sejarah telah mencatat banyak momen di mana pemuda memainkan peran utama dalam perubahan sosial, politik, dan ekonomi.

Pemuda telah memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Sumpah Pemuda, yang diucapkan pada 28 Oktober 1928, adalah momen penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia. Dalam sumpah tersebut, pemuda dari berbagai suku dan etnis bersatu untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Ini mencerminkan semangat persatuan dan nasionalisme yang sangat kuat di kalangan pemuda saat itu.

Peran pemuda sebagai agen perubahan dan pendorong reformasi terus berlanjut setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945. Pemuda berkontribusi dalam banyak aspek pembangunan negara, termasuk dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia memberikan peran yang signifikan bagi pemuda dalam pembentukan masa depan negara.

Mereka memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum dan berkontribusi dalam pembuatan kebijakan. Keterlibatan pemuda dalam proses politik dan sosial sangat penting untuk memastikan negara tetap bergerak maju dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang diemban oleh para pendahulu mereka.

Pemuda sebagai subjek pemerintahan menunjukkan bahwa pemerintah dan masyarakat Indonesia mengakui potensi dan peran penting yang dimainkan oleh pemuda dalam pembangunan dan kemajuan negara. Mereka adalah sumber energi, ide, dan semangat yang dapat membantu mengatasi tantangan dan meraih tujuan pembangunan nasional.
Partisipasi pemuda dalam proses demokrasi adalah kunci keberhasilan demokrasi itu sendiri. Pemuda memiliki peran penting dalam memastikan bahwa pemilihan umum (Pemilu) berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang adil dan transparan.
Pemilu adalah cara bagi rakyat untuk mengeluarkan suara dan memilih pemimpin yang mewakili kepentingan mereka. Sehingga partisipasi pemuda dalam pemilu sangat penting untuk memastikan bahwa suara mereka didengar dan aspirasi mereka tercermin dalam hasil pemilihan.

Partisipasi pemuda dalam pemilu mencakup beberapa hal, termasuk:
Pendaftaran Pemilih Pemuda perlu mendaftar sebagai pemilih agar mereka memiliki hak untuk memilih dalam pemilu. Pemerintah dan lembaga pemilu harus membuat proses pendaftaran ini mudah diakses dan ramah pemuda.

Pendidikan Pemilih pemuda perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya pemilu, prosesnya, dan cara mereka dapat berpartisipasi. Pendidikan pemilih adalah kunci untuk meningkatkan partisipasi pemuda.

Mengikuti Kampanye pemuda dapat aktif dalam mengikuti kampanye para kandidat dan partai politik. Ini membantu mereka memahami visi dan rencana para calon pemimpin.

Memberikan Suara Yang paling penting adalah memberikan suara saat hari pemilihan tiba. Suara pemuda memiliki dampak besar dalam menentukan hasil pemilu.

Pantauan dan Pengawasan Pemuda dapat terlibat dalam upaya pengawasan pemilu untuk memastikan bahwa pemilu berjalan dengan adil dan transparan.

Pemuda adalah agen perubahan yang sangat penting dalam mewujudkan proses demokrasi yang sehat. Dengan partisipasi aktif pemuda, proses pemilu dapat lebih mewakili kepentingan masyarakat secara menyeluruh dan mencerminkan aspirasi generasi muda yang cerdas dan kritis. Melalui partisipasi pemuda, kualitas demokrasi dapat ditingkatkan, dan keputusan yang dihasilkan akan lebih mencerminkan kebutuhan dan harapan rakyat secara keseluruhan.

Pemuda bisa lebih berperan aktif dalam ikut serta pada proses politik di dalam penyelenggaraan pemilu. Pemuda dengan penggunaan media sosial yang sangat lekat secara tidak langsung menumbuhkan jaringan-jaringan baru yang timbul di antara para pemuda seperti organisasi, komunitas dan lainnya yang cenderung dilakukan oleh pemuda saat ini. Partisipasi aktif pemuda bisa meningkatkan angka pemilih aktif.

Makin banyak jumlah pemuda yang ikut berpartisipasi aktif dalam pilkada maka semakin mendorong terciptanya demokrasi lokal yang bersih dan sesuai marwah politik Indonesia.

Makin banyak pemuda yang ikut dalam proses politik Pilkada dengan membawa aura perubahan positif, maka semakin cepat pula terciptanya demokratisasi di tingkat lokal. Oleh karena itu pemuda lebih senang melihat kiprah pemerintah yang bekerja dengan jelas.

Bukan dengan hal-hal yang jauh dari realitas yang bisa merasakan langsung pahit-manis kehidupan ternyata lebih bisa langsung menyatakan ketidaksukaannya terhadap suatu peristiwa yang merugikan mereka atau merugikan demokrasi.

Bayangkan saja jika satu orang pemuda yang memiliki ribuan pengikut di medsos mampu mempengaruhi pengikutnya untuk menyadari bahwa pemilu 2024 nanti adalah pesta demokrasi yang menjadi sarana kedaulatan rakyat. Menyadari bahwa memilih pada pemilu 2024 bukanlah suatu kewajiban, akan tetapi hak setiap warga negara yang mesti diambil untuk mewujudkan demokrasi yang baik dan melahirkan pemimpin yang mendapatkan kepercayaan langsung dari rakyat. Maka pemilu 2024 akan menjadi pemilu yang lebih baik dari pemilu 2019 manakala tidak ada pemuda yang gemar menyebarkan berita bohong atau hoax tentang pemilu.

Keterlibatan pemuda yang sadar pemilu dalam ekosistem digital kita akan meminimalisir konten-konten negatif di dunia digital. Pemuda juga bisa ikut serta mengawasi proses pemilu di TPS.

Kecurangan pemilu bisa juga terjadi saat di TPS. Pemuda bisa ikut memastikan bahwa tidak ada kecurangan di TPS seperti kecurangan penghitungan suara, penentuan suara sah dan kecurangan-kecurangan lainnya.

Pada saat pemilihan berlangsung pemuda juga bisa memastikan apakah para penyandang disabilitas dan para lansia terfasilitasi dengan baik saat menggunakan hak pilihnya. Mereka yang secara fisik terkendala juga bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat kita. Jangan sampai keterbatasan fisik membuat mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik.
Kesimpulannya, bagi jalannya demokrasi, pemuda akan menjadi salah satu penopang yang sepertinya akan menjadi pahlawan baru di setiap negara untuk memperjuangkan kehidupan atau keadilan dan kesetaraan yang lebih baik di dalam kehidupan masyarakat.
Dengan kata lain, generasi milenial adalah pemuda yang dengan lantang menyuarakan keadilan dan kesetaraan di tengah kehidupan demokrasi yang ternyata dianggap tidak mampu menciptakan keadilan dan kesetaraan. Ini merupakan sebuah realita yang juga harus disikapi serius oleh setiap generasi.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.